Perbedaan Gula Aren dengan Gula Jawa yang Perlu Diketahui

Perbedaan Gula Aren dengan Gula Jawa yang Perlu Diketahui

Perbedaan Gula Aren dengan Gula Jawa yang Perlu Diketahui

Produk pemanis memang salah satu komponen dapur yang selalu ada, tidak hanya menambah manis pada masakan namun ternyata memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Anda pun tentu sudah familiar dengan keberadaan gula aren yang bahkan jenis dan kegunaannya juga sangat beragam.

Namun masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan gula aren dengan gula jawa karena bentuk dan warnanya kurang lebih sama. Bahkan banyak orang yang cenderung menganggap keduanya sejenis atau sama, namun sebenarnya ada perbedaan signifikan antara kedua jenis pemanis tersebut.

Jika dilihat secara detail maka Anda bisa menemukan perbedaannya, jika dilihat dengan seksama warna dari keduanya pun cukup berbeda. Karena memang keduanya diolah dari bahan yang berbeda juga bahkan memiliki manfaat yang juga berbeda. Agar tidak salah pilih maka ketahui beberapa perbedaan signifikan gula aren dan gula jawa berikut!

Jika Dilihat dari Segi Warna dan Rasa

Sebenarnya cara membedakannya sangatlah mudah, gula jawa memiliki warna yang lebih merah sedangkan untuk gula aren berwarna lebih pekat dan lebih gelap. Perbedaan tersebut sangatlah mencolok sehingga Anda pun bisa dengan mudah mengenalinya. Apalagi jika Anda membelinya di pasaran, keduanya di packing dengan plastik bening sehingga sangat terlihat.

Gula jawa juga disebut dengan nama gula merah karena warnanya lebih merah dan cerah bahkan soal rasa pun cukup berbeda di mana gula merah memiliki tekstur yang keras dan memiliki rasa yang tidak terlalu manis. Aromanya juga tidak begitu pekat atau kuat dibanding produk olahan aren.

Sedangkan untuk gula aren memiliki warna yang lebih pekat, lebih gelap dan untuk tekstur bisa dikatakan lebih empuk bahkan ketika Anda memasak pun bisa ditumpuk dengan mudah. Dari segi cita rasa juga cukup berbeda karena rasanya lebih manis dengan aroma yang spesial yaitu aroma nira yang cukup kuat.

Jika Dilihat dari Bahan Dasar Pembuatan

Jika membahas bahan dasar untuk pembuatannya maka gula jawa terbuat dari getah Palma atau sari dari pohon kelapa kemudian dimasak atau diolah dengan cara direbus. Proses perebusan ini sangat lama agar Sari pohon kelapa tersebut bisa membentuk karamel dan nantinya bisa dicetak sesuai keinginan.

Gula jawa ini memang paling sering dijumpai di pasaran karena cenderung lebih sering digunakan oleh banyak orang untuk perasa manis pada makanan, jajanan olahan ataupun minuman minuman kekinian. Setelah direbus lama dan menjadi karamel ada kandungan vitamin C, kalium, fosfor dan zat besi.

Sedangkan untuk gula aren, bisa dikatakan sebagai jenis pemanis tradisional yang bahkan sudah ada sejak dahulu dan dibuat dari nira pohon enau dimana proses pengolahannya pun masih sangat tradisional. Nira akan direbus terlebih dahulu seperti gula merah hingga benar-benar mengental atau membentuk karamel lalu barulah bisa dicetak.

Jika dilihat dari kandungannya maka banyak orang yang tertarik mengonsumsi pemanis dari aren dibanding gula jawa karena memiliki manfaat yang luar biasa. Jika Anda memiliki diabetes maka tidak perlu khawatir karena tidak memiliki kandungan insulin yang dapat mempengaruhi penderita diabetes.

Jadi ketika Anda memiliki riwayat diabetes dan ingin mengkonsumsi makanan manis maka tidak ada salahnya membuat menu masakan dari gula aren. Namun memang pemanis dari aren ini masih jarang ditemui di pasaran karena orang-orang lebih menggunakan gula jawa untuk berbagai hidangan.

Bahkan pemanis dari aren ini juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh mulai dari mengobati sariawan hingga menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas sperma. Jika Anda sedang mengalami flu dan demam, pemanis dari aren bisa dicampur dengan jahe untuk meringankan gejalanya

 

Deskripsi: perbedaan gula aren dengan gula jawa jika dilihat dari warna, rasa dan bahan pembuatannya yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *