Sewaktu kecil pernahkah Anda bermain-main di pinggir sawah atau kolam-kolam yang sudah lama ditinggalkan begitu saja? Jika Anda menjawab pernah, maka selamat! masa kecil Anda pasti bahagia.., hehe. Yang mau kami bahas kali ini adalah suatu makhluk yang tidak jauh dari dunia anak-anak, karena dimasa kecil kebanyakan anak-anak terutama yang laki-laki pasti memiliki hobi memancing, dan kegiatan itu tak mesti dilakukan di kolam pancing yang mewah dengan bayaran sekian ratus ribu perjam, tapi cukup di kali kecil atau bahkan saluran air pembuangan (selokan).., hihi, salah satu ikan yang jadi pelanggan tetap yang akan melahap umpan ialah ikan gabus, selain ikan sepat dan siput merah.., hehe.
Okey kita sudahi masa nostalgianya! Ikan gabus merupakan salah satu ikan tawar yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang jauh dari pantai. Selain karena ikan gabus yang dapat ditemukan dengan mudah, rasanya juga nikmat jika Anda tahu rahasia mengolahnya. Dan tak kalah penting dari semua itu, ternyata ikan gabus atau yang memiliki nama keren channa striata ini memiliki segudang manfaat yang tak boleh dianggap remeh. Mau tau apa saja manfaat yang akan Anda dapatkan ketika mengkonsumsi ikan gabus? Yuk simak artikel ini hingga akhir.
Sebuah penelitian yang disampaikan di laman klikdokter dot com menyebutkan bahwa tak kurang dari 25% protein terdapat pada seekor ikan gabus, selain protein terdapat juga albumin sebanyak 6,2 gram dari sekitar 100 gram berat ikan gabus. Pada dasarnya karakteristik seekor ikan gabus dengan berat 100 gram terdiri atas 62 miligram kalsium, 69 miligram kalori, 69 miligram air, 0,9 miligram zat besi, 0.04 miligram vitamin B, 150 miligram vitamin A, 76 miligram fosfor, serta 25,2 gram protein.
Selain beberapa zat yang telah disebutkan di atas, ikan gabus juga kaya akan asam dokosaheksaenoat (DHA), berbagai jenis lipid, seperti trigliserida, lemak alkohol, fosfolipid dan ester kolesterol. Zat lipid tersebut berguna sebagai penghasil lemak jenuh tak ganda yang akan mengontrol sintesis prostaglandin guna mempercepat penyembuhan luka. Kandungan lainnya yang tak kalah penting adalah antioksidan glutathione, asam amino glutamin, sistein dan glisin yang memiliki fungsi sangat penting bagi perbaikan jaringan tubuh seperti pankreas.
Setelah mengetahui kandungan diatas, Anda tentu makin penasaran kan apa saja sih manfaatnya?? Okey.. okey.. Kami akan sebutkan beberapa manfaatnya, diantaranya ialah membantu mengatasi pembengkakan pada tubuh, mempercepat pemulihan luka terutama pasca operasi, membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, menjaga stabilitas cairan dalam tubuh, menjaga daya tahan tubuh, serta membantu pembentukan dan pertumbuhan otot.
Mengutip dari kompas dot tv, sebagaimana yang dilaporkan oleh tim riset yang diterbitkan oleh science forest, sedikitnya terdapat empat manfaat utama dari ikan gabus, yaitu:
1.Mengatasi Radang Sendi.
Antiinflamasi yang dikandung oleh ikan gabus sangat membantu untuk mengatasi radang sendi, bahkan ekstrak ikan gabus terbukti meningkatkan serabut saraf di membran sinovial yang berguna untuk membantu mengurangi osteoarthritis (radang sendi). Oleh sebab itu ekstrak ikan gabus sering digunakan untuk perawatan penyakit osteoarthritis.
2. Membantu Penyembuhan Luka Lebih Cepat.
Memang sudah banyak yang membuktikan bahwa ikan gabus dapat mempercepat penyembuhan luka, hal ini disebabkan oleh kandungan asam esensial dan asam lemak yang terdapat pada ikan gabus, oleh karena itu ekstrak ikan gabus seringkali diberikan kepada pasien pasca operasi atau wanita yang selesai melahirkan guna percepatan penyembuhan luka. Jika anda bertanya kenapa bisa ikan gabus dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pasca operasi, maka hal ini disebabkan oleh kandungan protein yang banyak pada ikan gabus terutama asam amino dan asam lemak.
3. Mengatasi Penyakit Kulit.
Kandungan DHA yang terdapat pada ikan gabus terbukti dapat menutrisi kulit dan mengurangi berbagai kemungkinan gejala yang akan menyerang kulit seperti jerawat, alergi, psoriasis, sklerosis, infeksi jamur dan berbagai penyakit kulit lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ikan gabus dapat membantu meringankan berbagai penyakit kulit serta memelihara kesehatan kulit.
4. Sebagai Antijamur dan Antimikroba.
Setelah dilakukan pengujian ternyata ekstrak ikan gabus mengandung berbagai agen antijamur dan antibakteri dan terbukti membantu menghambat pertumbuhan ragi dan jamur. Sedangkan antimikroba membantu menghambat pertumbuhan bakteri vibrio anguillarum, bakteri p. aeruginosa, bakteri v. fischeri, serta bakteri aeromonas hydrophila.
Tak hanya itu, hasil penelitian lain menyimpulkan bahwa asam amino yang terdapat pada ikan gabus dapat meningkatkan produksi kolagen sehingga dapat memicu peningkatan kekuatan dan elastisitas pada kulit, disamping itu proses penyembuhan luka juga dibantu oleh adanya kandungan glisin, asam lemak dan asam arakidonat. Jika Anda berniat mengkonsumsi ikan gabus dengan tujuan supaya dapat menghilangkan rasa nyeri, maka Anda harus rutin memakannya secara teratur dalam beberapa hari.
Jika Anda tak mau ribet atau kurang suka dengan aroma amis ikan gabus, maka Anda dapat mengakalinya dengan cara mengkonsumsi ekstrak ikan gabus yang sudah dikemas dalam bentuk minuman bubuk yang siap diseduh, karna manfaat yang diberikan juga akan sama. Bahkan jika dikonsumsi secara rutin dan teratur dengan dosis yang pas maka akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi. Namun bagi anda yang memiliki riwayat alergi atau sensitif terhadap makanan tertentu disarankan supaya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsinya. Karena dikhawatirkan dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan.



